Prayers for Devotion in Prayer and Other Worship

Usman El-Qurtuby

August 21, 2025

Want your prayers to be more meaningful and reverent? Read, reflect on, and practice the pocket book "Understanding the Meaning of Prayer." Available now at Quran Cordoba or your nearest Islamic bookstore.

Doa-doa agar Shalat Khusyuk

Quran Cordoba - Di antara rahmat terbesar Allah Swt. kepada hamba-Nya adalah ketika seorang mukmin masih diberi rasa rindu untuk bisa khusyuk dalam shalat. Karena hakikatnya, shalat yang khusyuk bukan semata kewajiban, melainkan kebutuhan jiwa yang paling dalam.

Dalam kekacauan hidup, dalam sesaknya beban dunia, kita semua mendambakan satu ruang hening—tempat kita bisa bersandar sepenuh jiwa kepada Allah Swt. Ruang itu adalah shalat yang dibarengi rasa khusyuk.

Namun, siapa di antara kita yang tak mengeluh: sulitnya menghadirkan hati? Hilangnya fokus? Keringnya makna? Lalu bagaimana agar hati ini bisa lebih hadir? Jawabannya adalah teruslah shalat, dan teruslah belajar menyempurnakan setiap rangkaian gerakan dan bacaannya.

Selain itu, sebagai umat Muslim kita dianjurkan untuk berikhtiar melalui doa, memohon kepada-Nya agar diberikan rasa khusyuk. Karena sejatinya tidak ada yang bisa menundukkan jiwa dan hati kita melainkan oleh pertolongan dari Sang Penguasa hati.

Maka berikut ini adalah kumpulan doa yang diajarkan Al-Qur’an, Nabi ﷺ, dan para ulama agar kita diberi rasa khusyuk, kelembutan hati, dan kenikmatan dalam beribadah.

 

1.        Ayat Penyejuk Hati

Dianjurkan oleh banyak ulama sebagai wirid sebelum shalat, karena memuat Asmaul Husna dan kekuatan tauhid yang menggetarkan.

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِۚ هُوَ الرَّحْمٰنُ الرَّحِيْمُ

هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْمَلِكُ may Allah bless him and give him peace and blessings God willing, God willing, God willing, God willing يُشْرِكُوْنَ

هُوَ اللّٰهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْاَسْمَاۤءُ الْحُسْنٰىۗ يُسَبِّحُ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ ࣖ

Huwalloohul ladzii laa ilaaha illa huwa ‘aalimul ghoibi wasy syahaadati huwar rohmaanur rohiim(u) [22] huwalloohul ladzii laa ilaaha illaa huwal malikul qudduusus salaamul mu`minul muhaiminul ‘aziizul jabbaarul mutakabbir(u), subhaanalloohi ‘ammaa yusyrikuun(a) [23] huwalloohul khooliqul baari`ul mushowwiru lahul asmaaa`ul husnaa, yusabbihu lahuu maa fis samaawaati wal ardh(i), wa huwal ‘aziizul hakiim(u). [24]

“[22] Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata. Dialah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
[23] Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Raja, Yang Mahasuci, Yang Maha Sejahtera, Yang Maha Memberi Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, dan Yang Memiliki Segala Keagungan. Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
[24] Dialah Allah, Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa. Dia memiliki nama-nama yang indah. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” (Q.S. Al-Hashr: 22–24)

 

2.      Doa Rasulullah Saw. untuk Memohon Khusyuk

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَمِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ

 “Alloohumma innii a’uudzubika min qolbin laa yakhsya’, wa min du’aa`in laa yusma’, wa min nafsin laa tasyba’, wa min ‘ilmin laa yanfa’, a’uudzubika min haa`ulaail arba’

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, dari doa yang tidak didengar, dari jiwa yang tidak pernah puas, dan dari ilmu yang tidak bermanfaat. Aku berlindung kepada-Mu dari empat hal ini." (HR. Tirmidzi No. 3482, dihasankan oleh Al-Albani)

Empat penyakit tersebut adalah penghalang utama hadirnya rasa khusyuk. Maka doa ini menjadi cermin muhasabah sebelum berdiri di hadapan Allah Swt.

 

3.      Doa agar Cinta Terhadap Ibadah

Para ulama salaf, khususnya para sufi, juga memiliki doa khusus agar Allah memberikan hati yang lembut dan penuh ketenangan dalam ibadah:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ قُرَّةَ عَيْنِي فِي الصَّلَاةِ، وَحَبِّبْ إِلَيَّ لِقَاءَكَ، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّي وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِي

“Alloohummaj’al qurrota ‘aynii fis sholaah, wa habbib ilayya liqoo`ak, wa laa taj’alid dunyaa akbaro hammii wa laa mablagho ‘ilmii

"Ya Allah, jadikanlah shalat sebagai penyejuk mataku, cintakanlah aku kepada perjumpaan dengan-Mu, dan jangan jadikan dunia sebagai puncak perhatian dan batas ilmu bagiku."

 

Karena seringkali kita mendirikan shalat, tapi belum menjadikannya “tempat pulang.” Maka doa ini adalah permohonan agar shalat menjadi rumah ternyaman bagi hati kita.

 

4.       Doa Agar Rajin dan Khusyuk dalam Ibadah

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Alloohumma a’innii ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik

Ya Allah, tolong aku untuk berdzikir kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan sebaik-baiknya.” (HR. Abu Dawud)

Khusyuk adalah anugerah, bukan keterampilan. Doa ini diajarkan langsung oleh Nabi kepada sahabat tercinta, Mu’adz bin Jabal.

 

5.      Ayat Doa Memohon Keteguhan Hati

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةًۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ ۝٨

Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba’da idz hadaytanaa wa hablanaa mil ladunka rohmatan innaka antal wahhaab

Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami berpaling setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami dan anugerahkanlah kepada kami rahmat dari hadirat-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi. (Q.S. Ali Imron: 8)

 

Betapa banyak orang telah diberi hidayah, lalu goyah karena hati tak dijaga. Maka doa ini adalah benteng hati agar tetap di jalan iman.

 

Demikianlah beberapa doa-doa yang dapat kita amalkan untuk memohon diberikan rasa khusyuk. Sebab khusyuk tidak datang tiba-tiba. Ia perlu dipupuk dengan pemahaman makna, dibasahi dengan doa-doa yang tulus, dan dilatih dalam konsistensi ibadah.

Karena itu, kami juga menghadirkan buku saku Paham Makna Shalat hadir sebagai panduan praktis dan reflektif, agar kita tidak hanya "mengerjakan" shalat, tapi benar-benar menghayatinya.

Buku ini bukan hanya menjelaskan arti bacaan dan gerakan shalat, tapi juga membuka makna spiritual yang tersembunyi di balik setiap lafaz dan gerak. Sehingga, setiap sujud bukan sekadar menunduk, tapi menjadi pelukan kepada kepada yang Maha Kuasa.

 

Dapatkan Buku Paham Makna Shalat Sekarang

Ingin shalatmu lebih bermakna dan khusyuk? Bacalah, renungkan, dan amalkan buku saku Paham Makna Shalat. Cek deskripsi produknya di sini.

Read Also

The Secret to Ramadan Success: Heal Your Heart, Control Your Emotions, and Achieve Piety in the Holy Month

Heri Mahbub
February 2, 2026
Let's prepare ourselves for a successful Ramadan with renewed determination: control our emotions, become servants who are not easily angered, and channel every emotional energy into obedience. Start by healing your heart and attaining piety in this holy month. Amen
Read more

Reading the First Revelation: 'Iqra': Waiting for an Invitation from Heaven

Heri Mahbub
January 29, 2026
Why is the first commandment of the Quranic revelation "Read"? Discover the profound story of the Quran's revelation, the true nature of its revelation, and its eternal message for us today. From the Cave of Hira to our hearts.
Read more
Official Store
tokopedia-cordoba
Follow Us
Head Office
Jl. Sukajadi no. 215 Gegerkalong, District. Sukasari, Bandung City,
‍Tp: (022) 2008 776
Jakarta Marketing Office
Jalan Raya Kodau Plot P&K No. 174 Jatimekar - Jatiasih Bekasi 17422
Tel: (021) 84981836
Surabaya Marketing Office
Jl. Ketintang Madya II No. 5, Karah Village, Jambangan District, Surabaya City - East Java 60232
WA: +62 852-1719-4370
qurancordoba.com - Copyright 2021